Bupati Majalengka Harus Mendengarkan Ide Gila Eman Suherman

Bupati Majalengka Karna Sobahi
Bupati Majalengka Karna Sobahi (sumber gambar: istimewa)

Oleh: Gelar S. Ramdhani

Beberapa hari yang lalu masuk pesan WhatsApp ke telepon seluler saya dari salah seorang sahabat saya yaitu Kang Abduh, beliau adalah seorang wartawan senior di Majalengka. Beliau memberikan sebuah link berita kepada saya, tentang "UMKM di Majalengka Terkendala Pemasaran" kebetulan saya dengan Kang Abduh hampir satu tahun terakhir sering berdiskusi tentang strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Majalengka.

Saya sangat setuju dengan apa yang ada dalam berita tersebut, saya juga di Obrolan Majalengka pernah melakukan riset sederhana, kenapa UMKM di Majalengka boleh dibilang kurang agresif perkembangannya, salah satu faktor penyebabnya, para pelaku UMKM mengaku terhambat dalam pemasaran produk.

Melalui tulisan ini, dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Bapak Bupati Majalengka, semoga Pak Bupati lebih semangat lebih serius lagi dalam mendorong UMKM Majalengka, agar semakin berkembang. Kenapa UMKM itu penting sekali? menurut saya UMKM itu adalah lokomotif perputaran ekonomi di Indonesia, termasuk di Majalengka. UMKM itu sangat efektif dalam menyerap tenaga kerja, atau mengurangi pengangguran.

Pak Bupati yang saya hormati, saya punya sahabat sekaligus salah satu mentor saya dalam beberapa aktivitas sosial di Majalengka, beliau adalah Pak Eman Suherman, beliau adalah Ketua BUMDes Desa Banjaran Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka, saat ini beliau juga sebagai Ketua Forum BUMDes Provinsi Jawa Barat. 

Eman Suherman Banjaran Majalengka
Eman Suherman Ketua BUMdes Desa Banjaran (sumber gambar: koleksi pribadi Eman Suherman)

Kalau tidak salah pada tahun 2019 kemarin, Pak Eman Suherman bercerita kepada saya tentang gagasan beliau "Bagaimana caranya agar UMKM di Majalengka semakin maju dan berkembang" ide beliau simpel, manfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan manfaatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten Majalengka.

BUMDES BANJARAN MAJALENGKA
Waroeng BUMDes Banjaran Majalengka (sumber gambar: koleksi pribadi Eman Suherman)

BUMDes di tiap-tiap desa harus menjadi etalase atau tempat menjual produk-produk UMKM lokal, kemudian arahkan para PNS belanja ke toko BUMDes yang ada di desa masing-masing, maka beliau yakin BUMDes di desa-desa akan semakin berkembang, dan berputar ekonominya.

Cara mengarahkannya jangan hanya sekedar himbauan saja, tapi konversikan minimal 10% gaji setiap PNS menjadi voucher belanja, yang bisa dibelanjakan di toko-toko BUMDes.

Dengan strategi seperti itu Pak Eman sangat yakin perputaran ekonomi masyarakat desa bergerak, BUMDes menjadi berkembang, dan tujuan akhirnya tercipta masyarakat Majalengka yang Raharja seperti visi Bupati dan Wakil Bupati Majalengka saat ini.

Simak pula tulisan Gelar S. Ramdhani lainnya klik disini
Apakah anda ingin mengetahui profil penulis tulisan ini? klik disini

Komentar

Tulisan paling populer

Kenapa Saat Sakit Gigi Tidak Boleh Cabut Gigi?

Minum Amoxicillin Sembarangan Saat Sakit Gigi, Bahaya!

Tips Pemeriksaan Kesehatan Gigi Seleksi TNI Polri