Dokter Gigi Esra (sumber gambar: Instagram @dokesra) Oleh : drg. Gelar S. Ramdhani Letda Laut (K) drg. Esra Prasetyo, saya bersahabat dengan beliau sejak kami berdua sama-sama menempuh S1 Pendidikan Dokter Gigi di Jurusan Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, saya angkatan 2009 dan beliau angkatan 2010. Setelah lulus menjadi dokter gigi, pria kelahiran Bekasi, 27 September 1992 ini memilih jalan pengabdian menjadi dokter gigi di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Beberapa hari lalu saya ngobrol santai dengan beliau, berikut ini adalah hasil obrolannya: Apa kabar dokter Esra? Alhamdulilah dokter Gelar, saya sehat dan semangat ! Dokter Esra, saya ingin menulis profil dokter Esra di blog saya, saya yakin profil atau perjalanan hidup dokter Esra dapat menginspirasi pembaca, khususnya anak muda Indonesia Boleh banget, silahkan dok! Ok, kalau boleh saya tahu selama ini dokter Esra pernah menempuh pendidikan formal (sekol...
Klasifikasi Maloklusi (sumber gambar: dentodontics.com) Definisi maloklusi adalah oklusi yang tidak normal (abnormal) yang ditandai dengan tidak benarnya hubungan antar lengkung pada setiap bidang spatial atau anomali abnormal dalam posisi gigi (Harty & Ogston, 1987) TIPE MALOKLUSI Tipe maloklusi terbagi 3 tipe, diantaranya: Intra-arch malocclusions atau malposisi gigi secara individual. Misalnya saja: Transposition, Tipping, Torsoversion, Displacement, Bodily movement, Bodily Version, Torsion, dan sejenisnya; Inter-arch malocclusions atau malrelasi antar lengkung gigi rahang atas dan rahang bawah. Misalnya saja: Sagital (kelas I, II, III Angle), Vertikal (normal, openbite, deepbite ), Transversal (normal, crossbite , scissor bite ); Skeletal malocclusions . Misalnya saja: rahang atas (maksila) atau rahang bawah (mandibula) yang mengalami prognati maupun retrog...
Klasifikasi karies menurut GV Black (sumber gambar: dentodontics.com) GV Black membuat klasifikasi berdasarkan lokasi karies, tidak mengukur besar atau kecilnya luas kavitas, tidak mengukur perkembangan (progres) karies, dan tidak mengukur kedalaman karies sampai lapisan mana. Berikut ini adalah klasifikasi karies gigi menurut GV Black: Kelas I : Pit fissure , bagian oklusal pada gigi posterior, dan bagian foramen caecum pada gigi anterior; Kelas II : Bagian proksimal gigi posterior; Kelas III : Bagian proksimal gigi anterior, tapi belum mencapai incisal edge ; Kelas IV : Bagian proksimal gigi anterior, sudah mencapai incisal edge ; Kelas V : Pada bagian 1/3 servikal permukaan bukal/labial (facial) , lingual gigi anterior dan posterior; Kelas VI : Kavitas pada bagian ujung cusp atau pada bagian incisal edge. * Dirangkum kembali oleh: drg. Gelar S. Ramdhani ** Artikel ini hanya rangkuman untuk memudahkan belajar, mohon tidak dijadikan sumber referensi utama...